Romansa Sudut Jogja

Pertanyaan inilah yang seringkali kita lupakan. Entah mungkin memang sifat dasar manusia yang hakikatnya membutuhkan orang lain atau ia mengutuk dirinya untuk tidak mempedulikan isi hatinya. Sering kali kita menjumpai pertanyaan yang kita sampaikan kepada orang lain, sebenarnya kita mengetahui jawaban tersebut. aaah...lagi-lagi kita membutuhkan orang lain, untuk mengatakan jawaban tersebut tepat didepan wajah kita.
Ada beberapa orang yang seringkali menanyakan apa kiat-kiat menjadi sukses? bagaimana caranya? apa yang harus dilakukan? bagaimana membagi waktunya? di tiap-tiap kesempatan entah di pengajian, workshop, diskusi, sharing dll.. Sebenarnya mereka tau jawabannya, (Ya, saya yakin itusmile emotikon ) hanya berat menerapkannya. I Inilah bagian yang cukup menarik bagi saya!!! I Karena bicara tentang kesuksesan, bagi saya tidaklah mudah, I Kesuksesan bukan hanya tentang disiplin ilmu ekonomi dan usaha yang kita miliki I Tapi konsep mengenal Allah adalah dasar dari kesuksesan yang hakiki I Kenalilah Allah, maka kita akan mengetahui cara merayu Allah I Dari sinilah kita akan mengetahui bagai mana kita harus meniti jalan kesuksesan hidup ini.
**Semangat sampai akhirat**
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bagi orang over convident, dia akan menilai apa yang telah dia lakukan sesuai dengan standar dia, merasa pantas dan cenderung mengesampingkan orang lain. Padahal dia tidak pernah tau apa yang dilakukan orang lain. Hal seperti ini yang perlu mereka persiapkan sebelum menerima hasil akhir ialah "Mempersiapkan kegagalan".
Sedangkan bagi orang yang memiliki kecenderungan feel inferior, dia akan menilai dirinya sangat rendah dibandingkan orang lain, dia akan merenungi kekurangannya dan tidak mau mencoba hal baru. Maka yang perlu dia siapkan ialah mental juara untuk mempersiapkan kemenangan.
Pada intinya, alangkah baik ketika kita memahami karakter diri sendiri untuk mengetahui kecenderungan tipe karakter. Sehingga kita dapat mengetahui apa yang harus kita persiapkan ketika kita menerima sebuah realita. Yang terpenting ialah tetaplah jujur dalam memperkenalkan diri kita dan mau belajar ketika mendapat sebuah kepercayaan.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About Me

Zulfialia
Lihat profil lengkapku

FOLLOW ME

  • Facebook
  • Instagram
  • Path
  • Twitter

Laman

  • BERANDA
  • CERITA
  • ESSAY
  • OPINI
  • SAJAK

recent posts

Visitors

Flag Counter

Blog Archive

  • ►  2018 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (7)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (5)
  • ▼  2016 (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ▼  Maret (2)
      • [untuk jadi sukses] Siapa yang paling kamu kenal?
      • Know your self !
  • ►  2015 (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2014 (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates